HUT Zionis Israel

July 25, 2011

Diterbitkan Harian Waspada Medan Minggu 15 Mei  2011 06:23

Sejarah Israel adalah sejarah kekerasan. Inilah satu-satunya Negara di dunia ini yang secara sistematis memproklmairkan negaranya dengan menempuh segala macam cara dengan segala kekerasan untuk mencapai tujuannya. “Kuasai dan Hancurkan” adalah doktrin yang sangat populer yang dianut oleh para petinggi pemerintahan Israel. Berkaitan dengan itu, Hari ulang tahun (HUT) Israel ke 63 direncanakan akan diperingati di Jakarta sabtu 14/05. Sudah dipastikan perayaan hari ulang tahun Negara Israel akan mendapat kritikan yang sangat keras dari umat Islam di Indonesia. Inisiator perayaan hari ulang tahun Israel tersebut adalah Samuel Dahana atau kerap dipanggil Unggun Dahana beserta teman-temannya. Infonya panitia perayaan hari ulang tahun Israel hanya memerlukan waktu sebulan untuk perayaan ulang tahun tersebut. Agenda acara HUT Israel tersebut diselenggarakan dengan sangat sederhana dengan pengibaran bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Israel bahkan Unggun Dahana beserta komunitasnya mengungkapkan bahwa sangat setuju dengan konsep Zionisme yang didengungkan Israel dalam memproklamirkan negaranya. Bahkan Unggun sudah mempunyai program kedepan dalam memperingati hari ulang tahun Israel dengan cara mengundang orang-orang Yahudi, Nasrani dan Islam. Lebih dari itu, kedepannya perayaan ulang tahun tersebut akan diselenggarakan dikota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Dengan diselenggarakannya hari ulang tahun Israel di Indonesia merupakan legitimasi bagi Indonesia mengakui keberadaan Negara Israel tersebut dan bahkan ini akan membuka ruang dan kesempatan bagi Negara Israel untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Indonesia. Tidak hanya itu saja, Unggun juga agar mendorong terjalinnya hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia. Unggun berargumentasi bahwa perayaan HUT Israel merupakan salah bentuk toleransi dalam beragama. Argumentasi yang disampaikan oleh Unggun di beberapa media online Jakarta menurut hemat penulis sangat keliru mengingat Negara Zionis tersebut kerap kali melakukan kekerasan bagi ummat Islam di Negara Palestina dan ini merupakan bentuk kekerasan yang luar biasa (ekstraordinary crime). Ditambah lagi ketika masyarakat Indonesia melihat secara langsung di media televisi bagaimana kekejaman Negara Israel dalam menyerang dan menginvasi Negara Palestina tanpa berprikemanusiaan beberapa waktu yang lalu. Apakah ini yang disebut toleransi dalam beragama?.

Siapa Bangsa Israel?

Benih awalnya munculnya bani Israil di permukaan bumi itu sekitar 4000 tahun silam. Pada saat itu di sebuah kota Ur wilayah Khaldea hidup seseorang bernama Terah dan keluarganya yang masih menyembah matahari dan berhala. Kemudian Terah melahirkan seorang anak yang bernama Ibarahim (Abraham) pada tahun 2018 S.M. Pada masa kelahiran Ibrahim dan dewasanya. Khaldea dipimpin oleh seorang raja yang bernama Namrud (Namruz). Antara Namrud dan Ibrahim berbeda kepercayaan sehingga Ibrahim harus keluar Khaldea dan mengadakan perjalanan ke negeri Kan’an. Kemudian Ibrahim memperoleh putra pertama kali dari istri yang kedua yaitu Hajar. Dari istri kedua ini lahirlah Ismail yang menjadi leluhur bangsa Arab. Putra yang kedua Ibrahim adalah Ishaq dari istri yang pertama yaitu Sarah. Ishaq yang mempunyai seorang putra yang bernam Ya’qub yang menjadi leluhur Bangsa Bani Israil. Dari garis Ya’kub atau Israil inilah lahir dua belas putra yang masing-masing mempunyai putra dan keturunan yang banyak, sehingga dalam waktu yang singkat dua belas putra tersebut menjadi satu suku yang besar dan berpengaruh diwilayah mereka. Mereka hidup menjadi pengembara dan menduduki daerah yang subur sebagai wilayah kolonialnya. Bani Israil telah menduduki berbagai wilayah yang meliputi tanah leluhurnya yaitu: Ur, Babilonia, Mesopotamia, dan Aseria, kemudian menelusuri pegunungan Mediterania sampai ke Mesir. Namun sepeninggal yusuf, keadaan Bani Israil berubah total karena pelindungnya telah tiada. Mereka terpisah dari bangsa Mesir dan dianggap sebagai bangsa asing oleh rakyat Mesir. Kemudian terbentuklah kesenjangan sosial yang pada akhirnya menjadi problema agama dan sosial dinegeri tersebut. dikatakan sebagai problema agama karena orang-orang Mesir pribumi menyembah berhala sedangkan Bani Israil yang dianggap sebagai orang asing mengikuti ajaran nenek moyang mereka yaitu Ibrahim, Ishak, Ya’kub. Dari segi sosial orang Mesir menganggap Bani Israil sebagai budak dan dikerja paksakan serta dibatasi perkembangaannya dengan cara membunuh anak laki-laki dan membiarkan hidup anak perempuannya. Selama di Mesir dan sebelum datangnya Musa, mereka turut menyembah berhala orang-orang Mesir yaitu lembu betina yang mereka namakan “Apis”. Karena kebiasaan-kebiasaan yang secara turun temurun dilakukan inilah mereka masih selalu terkenang oleh dewanya. Tonggak berdirinya kerajaan Bani Israil ditegakkan oleh Musa setelah membebaskan kaummnya dari perbudakan kerajaan Mesir. Kekuasaan ini berdiri tegak berdasarkan syari’at dan peraturan yang lengkap. Musa yang dibantu oleh saudaranya Harun membebaskan Bani Israil dari kekuasaan dan kesewenangan Fir’aun untuk menuju tanah  yang dijanjikan Tuhan.

Sejarah Panjang Israel

Konflik Palestina dan Israel menurut sejarah sudah 31 tahun ketika tahun 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syiria dan berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syiria), tepi Barat danYerusalem (Yordania). Namun sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina sendiri. Nabi Musa A.S memimpin bangsa Israel meninggalkan Mesir, mengembara di gurun Sinai menuju tanah yang dijanjikan asalkan mereka taat kepada Tuhan dikenal dengan cerita Nabi Musa A.S membelah laut ketika bersama dengan bangsa Israel dikejar-kejar oleh tentara Mesir menyebrangi laut Merah. Namun saat mereka diperintah untuk memasuki tanah Palestina sangat keras kepala dan membangkang kepada Nabi Musa A.S. Pada tahun 1550 SM-1200 SM politik di Mesir berubah. Bangsa Israel dianggap sebagai masalah bagi negara Mesir. Banyak dari bangsa Israel yang lebih pintar dari orang asli Mesir dan menguasai perekonomian. Oleh pemerintah Fir’aun bangsa Israel diturunkan statusnya menjadi budak. Kemudian pada tahun 1967 Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria selama 6 hari dengan dalih pencegahan, Isarel berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syiria), Tepi Barat dan Yerusalem (Yordania). Israel dengan mudah menghancurkan angkatan udara musuhnya karena dibantu informasi CIA (Central Intelligence Agency). Sementara itu angakatan udara Mesir raga membalas serang Israel, karena Menteri Pertahanan Mesir ikut terbang dan memerintahkan untuk tidak melakukan temabakan selama dia berada di udara.

Dosa Besar Israel

Dosa besar Israel adalah Zionisme, ideologi yang menggantikan Palestina dengan negara Yahudi. Akar masalahnya adalah struktur eksklusif Zionisme dengan jalan menganggap Yahudi yang diperlakukan sebagai warga negara kelas pertama. Agar tercipta dan terkonsolidasinya negara Yahudi pada 1948, Zionis mengusir 750.000 warga Palestina dari tanah airnya dan tidak pernah mengizinkan mereka atau keturunan mereka untuk kembali. Selain itu, pasukan Israel menghancurkan lebih 400 kampung bangsa Palestina dan membantai sekitar tiga lusin penduduknya. Pada 1967, orang-orang Israel memaksa 350.000 warga palestina lainnya untuk melarikan diri ke Tepi Barat dan Gaza serta 147.000 Syria dari Daratan Tinggi Golan. Sejak 1967 Israel telah menempatkan seluruh penduduk Palestina dari berbagai wilayah di bawah pendudukan militer. Akibat dari pengusiran warga Palestina dan Arab lainnya membuat rasa sakit ummat muslim di seluruh dunia. Tak bisa disangkal lagi ini merupakan alamat perang Barat melawan seluruh bangsa Arab dan Muslim di manapun. Salah satu aksi terorisme Israel yang paling terkenal terjadi selama perang 1948 tatkala pasukan-pasukan Yahudi, anggota gerakan bawah tanah LEHI (juga dikenal sebagai Stern Gang) yang membunuh Pangeran Swedia Folke Bernadotte, mediator PBB. Bernadotte dibunuh pada 17 September 1948 sehari setelah dia menawarkan rencana mediasi kedua yang diantaranya menyerukan kompensasi bagi pengungsi-pengungsi Palestina. Dosa besar negara Israel yang paling nyata adalah dengan membubarkan negara-negara Arab. Rencana strategis Israel untuk membubarkan negara Arab tersebut salah satunya adalah dengan menghancurkan kedalam unit-unit sektarian yang lebih kecil dijelaskan secara gamblang oleh Oded Yinon seorang ahli strategi Israel. Oded menunjuk kepada “perang sipil sesungguhnya” yang terjadi sekarang ini antara mayoritas Sunni dan minoritas Syiah yang berkuasa di Syria.

Penutup

Ditengah distorsi fungsi negara persoalan yang sangat serius yang menimpa bangsa ini adalah rapuhnya peran negara dalam melakukan kontrol terhadap hal-hal yang menyebabkan konflik horizontal diantara masyarakat. Diharapkan kemudian agar pemerintah secara preventif bisa mengatasi persoalan yang menyangkut perpecahan diantara ummat beragama. Hari ulang tahun Israel yang akan diperingati pada 13/05 oleh Unggun Cs secara sederhana diharapkan tidak menjadi pemicu disintegrasi bangsa. Semua elemen bangsa harus terlibat menyoroti semua persoalan ditengah masyarakat. Tetapi yang perlu diperhatikan dari ini semua adalah bagaimana hak-hak rakyat dapat diakomodir dan difasilitasi oleh penyelenggara negara tanpa merugikan kelompok lain dalam melakukan kegiatan yang beraroma agama. Mudah-mudahan apa yang direncanakan Unggun Cs untuk memperingati HUT Israel dapat dipikir ulang mengingat resistansi masyarakat Indonesia khususnya ummat Islam sangat rentan dengan negara yang tidak punya toleransi terhadap ummat Islam tersebut. Sudah cukup persoalan Palestina dan negara Arab lainnya menjadi cermin bagi kita semua dalam melihat konflik agama diantara negara tersebut.

*Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Jurusan Linguistik Terapan dan Peneliti di Candidate Center

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: